Archive for July, 2005

Sebelum

Saturday, July 30th, 2005

1. Hari ini sebelum kamu mengatakan kata-kata yang
tidak baik, pikirkan tentang seseorang yang tidak
dapat berbicara sama sekali

2. Sebelum kamu mengeluh tentang rasa dari
makananmu, pikirkan tentang seseorang yang tidak
punya apapun untuk dimakan.

3. Sebelum anda mengeluh tidak punya apa-apa,
pikirkan tentang seseorang yang meminta-minta di
jalanan.

4. Sebelum kamu mengeluh bahwa kamu buruk,
pikirkan tentang seseorang yang berada pada
tingkat yang terburuk di dalam hidupnya.

5. Sebelum kamu mengeluh tentang suami atau
istrimu, pikirkan tentang seseorang yang memohon
kepada Allah untuk diberikan teman hidup

6. Hari ini sebelum kamu mengeluh tentang hidupmu,
pikirkan tentang seseorang yang meninggal terlalu
cepat

7. Sebelum kamu mengeluh tentang anak-anakmu,
pikirkan tentang seseorang yang sangat ingin
mempunyai anak tetapi dirinya mandul

8. Sebelum kamu mengeluh tentang rumahmu yang
kotor karena pembantumu tidak mengerjakan
tugasnya, pikirkan tentang orang-orang yang
tinggal dijalanan

9. Sebelum kamu mengeluh tentang jauhnya kamu
telah menyetir, pikirkan tentang seseorang yang
menempuh jarak yang sama dengan berjalan

10. Dan disaat kamu lelah dan mengeluh tentang
pekerjaanmu, pikirkan tentang pengangguran,
orang-orang cacat yang berharap mereka mempunyai
pekerjaan seperti anda.

11. Sebelum kamu menunjukkan jari dan menyalahkan
orang lain, ingatlah bahwa tidak ada seorangpun
yang tidak berdosa.

dari seorang sahabat.

An Angels

Monday, July 18th, 2005

Sepertinya Tuhan begitu menyayangiku (karena kasih sayangnya tak terbatas bagi semua makhlukNYA). aku bersyukur dan bersujud tunduk di hadapanNYA. Tuhan selalu mengirimkan angel untuk menjagaku. [maksudku, di sini bukan angel dalam pengertian harfiah sebagai malaikat. tapi angel di sini adalah mereka2 yg sungguh dengan ketulusan menolongku dan menjagaku].
vie, terima kasih. telah menjagaku sekian tahun. engkau sahabatku yg begitu peduli.
achie, terima kasih. engkau mencerahkan masa2 suramku. engkau sahabatku yg sangat berarti.
renov, terima kasih. telah membangun sebuah jembatan dalam hidupku. engkau sahabatku yg mau mengerti.
sekarang…
ratih, terima kasih. telah mau berbagi denganku. engaku membuat aku merasa punya arti. terima kasih atas ketulusanmu. terima kasih atas perhatianmu. terima kasih untuk semuanya. engkau sahabatku yang mampu membuatku merasa hebat.
terima kasihku juga aku sampaikan untuk semua angel yg tak bisa kutuliskan satu persatu. bukan karena aku tak mau menulisnnya. bukan karena space yg terbatas. tapi karena aku tak harus menuliskannya di sini. karena di hatiku sudah terpatri dengan kuatnya, semua kebaikan kalian terhadap diriku. mungkin aku tak sanggup membalasnya. jadi, ijinkanlah aku untuk berdoa kepada Allah SWT. semoga kebaikan kalian terhadapku akan mendatangkan kebaikan bagi kalian. Amin.

Going Under

Thursday, July 14th, 2005

tak ada yg perlu dirisaukan dari hati yg terluka karena apapun jua, tak’kan sanggup menghancurkan diriku. aku yang terpojok oleh sebab, tak bisa mengingkari karena.
apakah kematian selalu membawa kepedihan. jika demikian, sudah kutetapkan akan kematianmu, karena setiap waktu yg kurasakan hanya kepedihan yg semakin menghujam dan melesakkan semua isi jiwa. berhamburan dan berserakan. apa yang harus kugapai dengan kedua tanganku ke atas sedang kakiku yang kaku terbenam lumpur. kepalaku serasa retak dan kutahan dengan sisa- sisa kehendak. aku terdiam. bukan menyerah, tapi pasrah. jika damai yang kurasakan dalam penderitaan ini, mengapa tak kucoba tuk menikmatinya… rasanya aku bukan seorang yang bijak jika terus menuntut dan berharap terlalu banyak atas ketidakadilan ini. karena pada dasarnya, tak ada yg benar2 adil di dunia ini. kecuali keadilan dariNYA. amin. nyaman juga rasanya, aku bisa belajar dari keadaan. aku bisa memahami arti busuknya dunia, kelamnya hati manusia dan semua itu bahkan lebih rendah dari jiwa terkutuk sang iblis sekalipun. tak terasa olehku, aku pun menjadi lebih kuat. karena cinta yang sungguh berarti adalah cinta yg bersemi dalam penderitaan. sekuntum anggrek hutan terlihat lebih cerah dalam liarnya rimba raya. demikian juga hati manusia, kebaikan akan lebih berarti saat seseorang membutuhkannya. aku membutuhkan itu, namun tak kudapatkan. maka, inilah aku. seorang manusia yg bernapas dalam ketamakan dunia. aku melihat kalian tapi kalian tak’kan bisa menjamahku. aku tak tersentuh oleh tangan2 jahat, bahkan oleh bayangan kegelapan diriku sendiri sekalipun. tapi aku menyerahakan semuanya kepada kehendak Tuhan. aku milikMU.

It’s First [Again]

Wednesday, July 13th, 2005

hhhh… capek juga. apanya yg capek? yup, karena accunt lamaku di FS diblok sama mereka. makanya aku bikin account baru. dan aku yakin, mereka masih mengawasiku. ampun deh, FS. aku gak lagi2 bikin sesuatu yg melanggar ToS, okay. kita damai yah! coz, aku pengen menggunakan account FS ini demi kemudahan dan kebaikan bersama. so… aku bikin blog lagi di FS ini. biasa, masih gratisan. mumpung gratis. dan seharusnya memang begitu. eh, tapi blog FSku yg lama gak dihapus lho. LinX Blog ya, baguslah! tapi sayangnya aku tak bisa bikin menu link di template ini. jadi terpaksa di halaman ini aja deh! temen2ku (list of my friend) juga mesti ngumpulin dari awal lagi. padahal mereka adalah temen2 kuliahku, temen sekolah, temen yg emang temen, ato bahkan temen yg dari dunia cyber (kenal lewat blog, milis, ato sejenisnya)
trus kenapa seeh, gw semangat sekali nulis blog? bawaan orok kali yah! gw khan seorang leo. jadi hobbynya nulis. apa aja ditulis. (untungnya gw gak berani nulis2 di hutan dan gunung. Alhamdulillah). berapa blog yg gw punya? di FS satu (kita anggap satu aja, otreh), di blooger 1 account dengan 2 blog + buat igong, satu lagi di blogger untuk ma_id_en dan aku, tapi kenapa MaIDeN gak nulis2 yah! kemana dia? udah dulu yah… mau bales milis….