dimanakah letak insting? atau lebih tepatnya.. apakah manusia memiliki insting? dalam hal ini, insting tentang cinta.
mungkin harus mulai dari awal dulu. setiap makhluk hidup tingkat tinggi yang berkingdom animalae, dapat dipastikan memiliki otak dan susunan saraf tepi yang demikian terstruktur dan fungsional. lengkap dengan reaksi biokimiawi dan impuls sarafnya. btw, gak usah ngebahas itu deh! intinya adalah selain hal2 yg bersifat logis dalam mekanisme kerja sistem organ pengendalian… terdapat juga hal2 yang masih menjadi misteri ilmu pengetahuan. setiap disiplin ilmu menamakan "fenomena" tersebut dengan istilah yang berbeda pula tergantung dari penjelasan empiris mereka. hal umum yg sering kita dengar adalah indra keenam, feeling, insting, naluri, hubungan batin, psikokinetik, gelombang betha otak, dan masih banyak lagi…
sekarang kita bicarakan, apa yg telah dituliskan sebagai judul. pertanyaan paling mendasar adalah "benarkah?" (simpelnya adalah "is it true?") aku cuma bisa menjawab "entahlah" karena aku bukan seorang ahli. baik ahli istem organ pengendali maupun ahli cinta. tapi kita harus mencoba mencari titik terangnya. "bilakah insting tentang cinta?" … bila insting untuk mencintai, memang pasti ada. mudah dipahami dan dimengerti… manusia memiliki perasaan untuk mencintai (dan juga dicintai). yang ingin kuungkap adalah benarkah cinta asamara dapat tumbuh hanya dengan insting saja? hmmm,,, pengertian insting di sini mungkin dapat dijabarkan secara hampir sama oleh setiap manusia yang pernah mengenyam pendidikan menengah umum di negri ini.
seperti yang pernah dinyanyikan oleh Melly Goeslaw dengan lagu yg berjudul Tepi Sungai yang kering atau yg pernah didendangkan oleh Marshanda dengan tembangnya yang berjudul Pasangan yang Tepat. itulah yang aku maksud. di sini aku tak ingin memaparkan semuanya dengan runut, detail dan lengkap. aku menginginkan setiap jawaban yang berbeda pada setiap benak kita. karena cuma pikiran kitalah yang benar2 merdeka di negri ini. aku tak ingin menguraikan pikiranku karena aku tak ingin membelenggu pikiran kita semua. seperti yang selalu diungkapkan secara implisit maupun eksplisit dalam setiap akhir episode sebuah cerita fiksi ilmiah The X Files. aku mengagumi keduanya; Dana Scully dan Fox Mulder.
untuk Nana. I Love You, Honey.