terasing

aku pernah diceritain ulang sama temenku yang baca novel [coz aku males bacanya] judulnya alien [aku lupa ejaannya] tp dia bilang "bukan alien yg kayak di the x-file. tp alien artinya terasing"

ceritanya bagus banget. tentang pikiran seseorang yang merasa disisihkan oleh dunia. aku yakin, semua orang normal yg pernah hidup di planet ini pasti sudah pernah merasakan hal tersebut. cuma kadarnya dan penyikapannya saja yg berbeda-beda tiap individu. aku juga pernah.

namun di novel tersebut, sebegitu hebatnya guncangan psikologis sang tokoh hingga dia tak bisa membedakan hitam dan putih lagi.

terasing. seakan seluruh makhluk memebencimu. bahkan kamu menganggap Sang Maha Penyayang pun telah melupakanmu. aku pernah mengalami itu semua. bahkan aku menantangNYA. naudzubillah mindzalik. tak akan pernah kulakukan lg.

dan ketika sinar terang sudah meluruhkan semua penyesatan itu. kamu harus bisa bertahan dan berjuang. entah dari mana pun sinar itu, bisa dari ucapan sahabatmu, bisa dari candaan iseng pelawak di televisi, bisa dari rengekan tangis anak kecil kepada ibunya, bisa dari kicauan burung yang hampir musnah, bisa dari lirik lagu dari penyanyi yang kau benci, bisa dari mimpi yang terlupakan, bisa dari kemarahan preman yang otaknya mengecil, bisa dari orang yang kamu anggap sampah di hidupmu, bisa dari catatan yang tercecer di lantai kamar mandimu, bisa dari harum tubuh yang kaurindukan,,,,  dengarlah dan pekalah pada sekelilingmu. tak ada yang membencimu. semua menyayangimu. bila mereka membencimu, percayalah … hal pertama yang mereka lakukan adalah membenamkan kepalamu ke dalam ketololanmu sendiri, meninggalkanmu dan membiarkan dirimu digerogoti semua binatang menjijikan hingga sirna. tapi mereka tidak meninggalkanmu. mereka tetap bersamamu.

oh, jiwa yang malang. i need you. mengapa ketika semua orang ada di sisiku untuk berbagi rasa. kau menghilang meninggalkan nafas tubuhmu di benakku. memancangkan keindahan masa lalu untuk kutatap nanar begitu semu.

Leave a Reply