Monday, November 13th, 2006
seperti kemarin dan mungkin besok. hari ini, aku menulis dalam lelapnya alam. mungkin karena aku seorang insomniac. cuma mengisi waktu dan menumpahkan jiwaku ke dalam monitor ini lewat ketukan jari2ku di keyboard yang jarang dibersihkan. namun kadang aku kesulitan untuk mengungkapkan semua. keterbatasan sebuah spontanitas. murni namun menyesakkan. kadang.
haruskah kucintai seorang wanita, ketika aku tak tahu,,, apakah ada yang mencintaiku? haruskah cinta menyelimuti hatiku. padahal tanpa cinta pun semuanya baik2 saja. cinta yang membuat adam melanggar aturan nirwana. hanya untuk menyenangkan sang kekasih. cinta yang mengantarkan romeo dan juliet untuk mati bersama. cinta yang menghancurkan rahwana bersama seluruh rakyatnya. cinta yang merapuhkan samson hingga berpaling dari Tuhan. adakah kisah cinta yang berakhir bahagia?
oh jiwa yang malang. yang kesepian dalam keriuhan kepalsuan. haruskah semua ini dipaksakan?
I love him. the woman who bring my soul. apakah semua ini cuma rekayasa sebuah kehidupan saja? memuakkan memang. ketika mengetahui semua menjadi jelas. bahwa kehidupan memang harus dijalani dengan sesuatu yang tidak pernah kita rencanakan. dan itu semua justru datang ketika kita sudah kehabisan pilihan. kita harus memanipulasi beberapa opsi. absurd memang. tapi inilah sebuah kejernihan logika. sebuah kepalsuan. d@mn gunadem. karena cuma logika yang dapat menipu mata fisik setiap manusia. tapi hatiku tidak. I REJECTED IT SO HARD.
feelingku mengatakan tidak.