Hello World
Monday, October 13th, 2008basi,,, mengapa harus mengetik “Hello World” .. seakan dengan sedikit script bisa mengenalkan diriku kepada seluruh dunia. This site was defaced by.. ini lebih bullshit lagi ,.. seakan dengan melakukan graffiti tak senonoh. seluruh dunia akan membaca. padahal paling lama bertahan cuma seminggu.
dan entah mengapa, aku harus menuliskan prolog yang gak berguna. menyebalkan. bagaimana aku harus menulis semua kegundahan hatiku? tak tak’kan ada seorang pun yg akan mengerti keluh kesahku ini.
Manja, kau dambaku
Selalu mengusik hati ku
Sudikah, dirimu maafkan s’gala kecurangan diri ku
Reff:
Dan bila mentari esok kan bersinar lagi
ku ingin canda mu warnai hari ku
Dan bila esok kau tiada hadir temani ku tak terbayangkan
Setengah mati kehilangan mu
Harus kah diriku
ku bersujud didadamu
mesti yang kau tau
betapa besar merindukannya jiwaku
back to reff
sebuah lagu dari Ada Band.
I Love You, Honey. I Love You, Neng. I Love You, Cantik. I Love You, Sopie.
ya, begini ini. kalo lagi galau. nulis gak fokus. terlalu banyak yg ingin diungkap. kayak detektif gak punya prosedur standar. gak ada yg salah ama cara berceritanya seeh,, cuman loncat2 kayak film yg kudu mikir kalo nontonnya. beuh,, tambah korslet aja neeh,, otak. itu juga kalo otak ini masih ada. gak keburu menyublim. ato lebih parah lagi. berubah jadi bentuk zat yang keempat. plasma. beuh,, apa gak hebat tuh! otak gwe berubah bentuk jd plasma. trus biar lebih edan lagi. materinya berubah total jadi energi. kayak rumus relativitasnya einstein. gila gila gila. gila banget. uranium yg cuma beberapa mol aja udah bisa bikin lobang dalem di permukaan planet ini. palagi otak gwe yg berisi dari triliunan sel saraf. aduuh,, ngomong makin ngacok aja. warung masih buka kayaknya. roti kismis campur lotion anti nyamuk,, kayaknya enak tuh. itu juga kalo gak keburu mampusssssssss,,,,
kenapa manusia begitu rumit? dan engkau gadis terumit yang pernah aku temui di planet ini. membuat aku seperti selalu berada dalam roller coaster. yang panjang banget, yang besar banget. karena roller coaster sepanjang hidupku. kadang nyaman dengan kecepatan rendah naik ke atas, angin sepoi-sepoi membelai rambutku. lalu tiba-tiba posisiku terbalik melawan gravitasi, kepala di bawah - kaki di atas. atau bahkan menukik sembilan puluh derajat dengan elevasi yg tidak masuk akal. tapi aku cinta kamu.
mungkin ini karma. pembalasan dari masa lalu. kenapa manusia tidak sesederhana mesin? apa yang hendak aku sampaikan? kill me.